Pendidikan

MINO KIT dari USU, Inovasi Robotik Semudah 'Plug and Play'



MINO KIT dari USU, Inovasi Robotik Semudah 'Plug and Play'
BERITASUMUT.COM/IST
Budi lebih jauh memaparkan bahwa Mino Kit sudah dipatenkan pada tahun 2019 dan mulai diproduksi serta dipasarkan ke sekolah-sekolah. Pemasaran juga dilakukan melalui e-commerce. Penjualan Mino Kit dibandrol dengan harga Rp 499.000.

“Untuk harga, kita berani katakan bahwa Mino Kit dijual dengan harga yang terjangkau jika disandingkan dengan kualitasnya. Jika di-compare dengan produk sejenis lainnya yang lebih bagus, seperti Lego misalnya, harganya sudah mencapai Rp 8 juta. Itu sudah pabrikasi besar. Sementara jika disejajarkan dengan produk buatan Tiongkok yang lebih murah",

"Mino Kit sudah lebih lengkap komponennya. Perangkat yang lebih murah itu kalau mau dirangkai banyak sekali kabel-kabelnya. Hal itu tentu bisa membuat pengguna jadi lebih males. Kalau Lego itu ya sudah sangat-sangat lengkap,” jelas Budi.

Budi menyampaikan bahwa target yang ingin dicapai setelah pandemi adalah memproduksi Mino Kit secara massal. Saat ini hal itu belum bisa diwujudkan karena proses belajar tatap muka belum dimulai. Untuk pasaran Mino Kit, Budi menyebutkan bahwa permintaan dari sekolah-sekolah di Pulau Jawa jauh lebih banyak dari pada di Sumatera. Ini mengindikasikan bahwa minat kalangan siswa di sekolah-sekolah yang ada di Pulau Jawa dalam bidang robotik jauh lebih tinggi dari pada di Sumatera.

“Kita akan mencoba turun ke sekolah-sekolah untuk mendorong lebih banyak minat siswa belajar robotik, khususnya di Kota Medan. Namun hal itu hanya bisa direalisasikan setelah kegiatan sekolah tatap muka dimulai,” pungkasnya.(BS09)


Tag: