Pendidikan

Bobby dan Kahiyang Ajak Masyarakat Kota Medan Tingkatkan Indeks Literasi Dengan Manfaatkan Digitalisasi



Bobby dan Kahiyang Ajak Masyarakat Kota Medan Tingkatkan Indeks Literasi Dengan Manfaatkan Digitalisasi
BERITASUMUT.COM/IST
Ditambahkan Bobby Nasution, dengan memanfaatkan digitalisasi dan adanya aplikasi untuk mendapatkan referensi buku secara digital baik itu dari E-Book dan Ipusnas, masyarakat tentunya akan semakin mudah untuk mendapatkan informasi dan meningkatkan minat baca. "Banyak sekali buku digital yang tersedia saat ini. Untuk itu saya meminta kepada seluruh masyarakat Kota Medan Ayo kita giat membaca gunakan digitalisasi Sebagai media mendapatkan informasi melalui membaca," ujar Wali Kota Medan.

Sebelumnya, Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando mengungkapkan, dalam meningkatkan Indeks Literasi Perpustakaan Nasional RI membangun sinergitas dengan seluruh elemen bangsa terutama para civitas akademi perguruan tinggi se-Indonesia, tidak lain adalah bagaimana menjabarkan visi Presiden RI Joko Widodo tentang upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia maju.

“Mengucapkan terima kasih kepada universitas se-Sumut yang telah melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) dan berharap semua fasilitas dari perpustakaan nasional bisa mengkontribusi untuk kualitas SDM terutama di kalangan mahasiswa sebagaimana disampaikan Bapak Presiden tentang bagaimana peningkatan kualitas SDM bahwa SDM yang berkualitas adalah SDM yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, SDM yang memiliki inovatif dan kreatif serta mampu menciptakan lapangan kerja sehingga bisa mengurangi pengangguran, meningkatkan income masyarakat, meningkatkan devisa negara untuk mencapai cita-cita luhur bangsa kita menuju kepada masyarakat adil dan makmur,” ungkapnya.

Baca Juga : Beri Edukasi ke Masyarakat, Kominfo Gelar Literasi Digital di Kota Tebing Tinggi

Dijelaskan Muhammad Syarif Bando, Perpustakaan Nasional RI selama dua tahun ini telah menjadi Perpustakaan terbaik di dunia dalam menyajikan jurnal ilmiah dengan 4 Milyar lebih artikel yang dapat di akses. Jumlah ini tentunya dapat mencukupi Peserta didik maupun Civitas akademika untuk mendapatkan referensi.


Tag: