Kesehatan

Terbaru, Kabar Pasien Covid-19 di Sumut Kini Tinggal 933 Orang



Terbaru, Kabar Pasien Covid-19 di Sumut Kini Tinggal 933 Orang
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI

Beritasumut.com - Jumlah penderita Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus mengalami penurunan. Bahkan, berdasarkan update data yang dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, saat ini kasus aktif atau pasien Covid-19 di Sumut kembali berkurang 98 orang, menjadi 933, Senin (11/10/2021).

Pengurangan jumlah pasien ini, diperoleh dari penambahan kasus baru konfirmasi positif yang didapat hanya sebanyak 24 orang, sehingga total akumulasi kasusnya naik tipis menjadi 105.295 orang. Sedangkan untuk kasus sembuh, Sumut disebutkan memperoleh penambahan 121 orang, sehingga jumlahnya naik menjadi 101.502 orang. Kemudian untuk kasus kematian, diperoleh penambahan satu kasus, menjadi 2.860 orang.

Oleh karena itu, melalui data tersebut maka saat ini, jumlah penderita Covid-19 Sumut tinggal menyisakan 933 orang. Pada hari sebelumnya, jumlah kasus aktif yang ada masih di angka 1.031 orang.

Baca Juga : BIN Tuntaskan Vaksin Dosis 2 untuk 5.500 Warga Deli Serdang, 4000 Diantaranya Pelajar

Sementara itu, menyambut penurunan kasus Covid-19 yang terjadi, Provinsi Sumut khususnya Kota Medan telah kembali melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Untuk itu, Ketua Jaringan Kesehatan Masyarakat (JKM) Sumut dr Delyuzar M.Ked(PA)., Sp.PA(K) meminta, agar PTM yang dilaksanakan tetap harus menjaga Protokol Kesehatan (prokes) secara ketat. "Saya mengharapkan pada pelaksanaan PTM ini kita harus betul-betul ketat protokol kesehatannya. Apalagi Satgas Covid-19 sudah mengeluarkan buku panduan, mohon lah itu dipedomani," katanya.

Dia juga menyebutkan, dalam pelaksanaannya juga harus betul-betul diawasi. Jangan sampai, sambung dia, kegiatan PTM ini nantinya malah bisa menimbulkan cluster baru, sehingga kembali terjadinya peningkatan kasus Covid-19 kembali. "Jangan lalai, pedoman harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Misalnya dengan memperhatikan kapasitas ruangan, jadwal, dan fasilitas lain. Karena yang utama adalah keselamatan anak-anak kita menjadi nomor satu," pungkasnya. (BS06)


Tag: