Kesehatan

Dua Jenazah Pasien Tanpa Identitas dan Keluarga Dirawat di RS Adam Malik



Dua Jenazah Pasien Tanpa Identitas dan Keluarga Dirawat di RS Adam Malik
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) kembali merawat jenazah pasien tanpa identitas dan tanpa keluarga (Mr-X).

Kali ini terdapat dua jenazah pasien berjenis kelamin laki-laki yang sampai saat ini masih berada di Instalasi Forensik dan Pemulasaran Jenazah, karena belum juga dibawa pihak keluarga masing-masing.

Selain itu, kedua jenazah pasien tersebut juga tidak memiliki kartu identitas selama sebelumnya dirawat di rumah sakit vertikal Kemenkes ini.

Salah seorang di antaranya dilaporkan atas nama Poniman (77) ketika diantarkan oleh kepala lingkungan (kepling) wilayah Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP HAM pada 19 April 2024 malam.

Berdasarkan keterangan kepada perawat, pasien yang selama ini tinggal sendiri tanpa keluarga itu ditemukan dalam keadaan mengalami penurunan kesadaran saat ditemukan di rumahnya.

“Kami telah berupaya memberikan penanganan medis dan perawatan pada pasien, namun tidak bisa diselamatkan karena kondisinya sudah buruk akibat sindrom geriatri atau masalah kesehatan karena penurunan fungsi tubuh pada lansia, serta gangguan elektrolit. Pasien meninggal pada 21 April 2024 pagi, setelah mengalami henti jantung dan henti nafas,” jelas Manajer Hukum dan Humas RSUP HAM Rosario Dorothy Simanjuntak, Jumat (14/06/2024).

Satu pasien lagi diperkirakan berusia 50 tahun, diduga merupakan korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di kawasan Polsek Delitua, sesuai dengan keterangan petugas kepolisian yang mengantarkannya ke IGD RSUP HAM pada 6 Mei 2024 dini hari.

“Pasien ini diantar oleh polisi, juga dalam kondisi penurunan kesadaran. Menurut keterangan polisi, pasien sedang menyeberang jalan dan ditabrak truk sekitar satu jam sebelumnya,” jelasnya.


Tag: