Kesehatan

Dinkes Kota Medan Akui Selama Pandemi Penderita TBC Terinfeksi Covid-19 Nihil



Dinkes Kota Medan Akui Selama Pandemi Penderita TBC Terinfeksi Covid-19 Nihil
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Paru-paru by Pixabay

Beritasumut.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mengaku, bahwasanya selama pandemi Covid-19 berlangsung tidak ada ditemukannya (nihil) penderita tuberkulosis (TBC) yang terinfeksi virus corona. Padahal, sebagaimana diketahui, menurut laporan badan kesehatan dunia (WHO) tahun 2021, Indonesia merupakan negara ketiga dengan beban tuberkulosis (TBC/TB) tertinggi setelah India dan Cina dengan estimasi kasus 824.000 selama tahun 2020, dengan kasus yang ditemukan sebesar 393,323 dengan penanganan pengobatan hanya sebesar 48 persen.

Kepala Seksi P3M Dinas Kesehatan Medan, Edy Yusuf menjelaskan hingga hari ini (Minggu 21/11/2021 -red) tidak ditemukannya penderita TBC yang tertular Covid-19, karena minat mereka menurun untuk berobat ke rumah sakit. "Kalau dari data kita enggak ada, belum ada ditemukan (penderita TBC terinfeksi Covid-19). Sebab, memang di masa pandemi ini minat masyarakat memeriksakan diri ke rumah sakit menurun," katanya kepada wartawan.

Menurunnya minat penderita TBC berobat ke rumah sakit, menurut Edy, karena stigma yang tinggi terkait penyakit Covid-19. "Sehingga, mereka (penderita TBC) sepertinya sudah mencari alternatif lain untuk pengobatan penyakitnya," jelasnya.

Baca Juga : Butuh Dukungan Semua Pihak Guna Percepat Eliminasi Penyakit TBC-RO

Lebih lanjut Edy mengatakan, selama pandemi ini kasus penderita TBC-RO (TBC Resistan Obat) yang ditemukan juga memang menurun. Di mana seharusnya estimasi TBC-RO di Kota Medan itu sekitar 500 kasus, namun pada tahun ini baru ada sekitar 86 kasus. "Dari jumlah penderita TBC-RO tersebut, baru sekitar 70 persen lebih yang melakukan pengobatan. Kita (memang) melakukan investigasi untuk mengajak dan mengedukasi para pasien TBC-RO agar mau memulai lagi pengobatan terhadap penyakitnya. Akan tetapi, memang ada pasien yang tidak berobat lagi karena sudah pindah domisili hingga loss contact," bebernya.


Tag: