Ekonomi

Singapore Tourism Board Luncurkan Kampanye Global, Perkuat Singapura sebagai Destinasi MICE Unggul di Dunia



Singapore Tourism Board Luncurkan Kampanye Global, Perkuat Singapura sebagai Destinasi MICE Unggul di Dunia
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com - Demi memperkuat posisi Singapura sebagai “Destinasi MICE Unggul di Dunia”, Singapore Tourism Board (STB) meluncurkan kampanye pemasaran global. Acara bisnis ini diharapkan dapat menciptakan dan meninggalkan dampak positif yang berkelanjutan. Kampanye ini turut mengundang penyelenggara acara MICE (Meeting, Incentives, Conventions, and Exhibitions) dari Indonesia untuk mempertimbangkan Singapura sebagai destinasi MICE unggul yang dapat memberikan hasil berdampak, di tengah lanskap yang kompetitif. Ini merupakan kampanye global pertama dari enam kampanye yang akan diluncurkan STB dalam beberapa tahun mendatang untuk memperkaya cara menceritakan kisah Singapura.

Yap Chin Siang, Deputy Chief Executive Singapore Tourism Board, mengatakan, "Memposisikan Singapura sebagai Destinasi MICE Unggul di Dunia adalah bagian integral dari ambisi kami untuk mempertahankan keunggulan kompetitif dan memperkuat kelebihan Singapura. Hal ini sangat penting karena penyelenggara acara MICE dan para delegasi mencari destinasi yang memberikan nilai dan dampak positif. Kami tetap berkomitmen untuk berinvestasi pada produk dan pengalaman MICE baru, dan kami mengundang penyelenggara acara untuk bersama-sama menciptakan acara bisnis yang menghasilkan perubahan berdampak dengan kami," ujarnya melalui siaran pers, Jumat (10/05/2024).

Dia menjelaskan, sebagai pusat perdagangan utama dengan inovasi, teknologi, dan kemampuan riset yang terdepan, Singapura merupakan rumah bagi ekosistem bisnis yang dinamis di mana para pemimpin, investor, dan pelaku bisnis bertemu. Singapura juga menawarkan wadah netral untuk dialog yang bermakna, akses ke penawaran pariwisata yang unik, serta rekam jejak positif dalam penyelenggaraan acara berkualitas tinggi.

Selain kemampuan, infrastruktur, dan acara yang berkualitas, Singapura juga telah menetapkan target, standar, program sertifikasi, dan insentif yang jelas untuk membangun industri MICE yang lebih ramah lingkungan. Namun, lanskap yang terus berubah juga menekankan kebutuhan yang semakin meningkat bagi destinasi untuk mendefinisikan kembali pengalaman dan dukungan yang diberikan pada penyelenggara acara MICE, pelaku bisnis, serta delegasi acara, yang semakin fokus pada menciptakan
perubahan bermakna.

Menurut survei International Congress and Convention Association’s (ICCA) Meeting Needs Survey (2023), para asosiasi menekankan pentingnya meninggalkan dampak positif di destinasi acara dan menciptakan pengaruh jangka panjang melalui kegiatan mereka. Misalnya, sebanyak 44% asosiasi internasional telah memodifikasi RFP (Request for Proposal atau Permintaan Proposal) dalam tiga tahun terakhir dengan menambahkan kriteria dampak berkelanjutan. Hasil survei ini juga menyoroti upaya asosiasi dalam memberikan kontribusi positif, mulai dari menyelenggarakan acara berkelanjutan hingga melibatkan segmen pasar yang lebih luas untuk pendekatan yang lebih inklusif.

Kampanye MICE global STB mengambil inspirasi dari bisnis dan acara yang memimpin perubahan dalam menciptakan dampak positif. Contoh acara bisnis yang telah memanfaatkan keunggulan Singapura untuk mengatasi kebutuhan atau kesenjangan dalam komunitas yang dituju, baik di dalam maupun luar Singapura, antara lain:

- Singapore International Water Week (diselenggarakan setiap dua tahun pada tahun genap), salah satu platform premier di dunia yang mengumpulkan pemimpin dan pakar dari kota-kota, perusahaan air, dan industri untuk berbagi praktik terbaik dan solusi inovatif dalam manajemen air, penanggulangan banjir, dan perlindungan pesisir yang mendesak untuk mengatasi tantangan iklim yang terkait dengan air. Acara ini menjadi katalis aksi iklim, terutama di Asia, dengan menjembatani kolaborasi antara pemangku kepentingan untuk membangun solusi air yang berkelanjutan di masa mendatang.

- RehabWeek 2023 (24 - 28 September 2023), acara yang mengumpulkan delegasi dari seluruh dunia untuk bertukar pratik terbaik dan mendorong perkembangan terkini dalam dunia rehabilitasi. RehabWeek mengumpulkan profesional dari berbagai disiplin ilmu, yang merupakan faktor penting dalam memfasilitasi kolaborasi dan inovasi dalam komunitas rehabilitasi, memungkinkan peserta untuk terlibat dalam dialog berarti guna memajukan profesi mereka. Acara RehabWeek memperlihatkan bagaimana teknologi digunakan untuk mengintegrasikan teknologi telehealth, robotik, dan virtual reality yang imersif ke dalam perawatan rutin untuk memberikan hasil yang lebih baik bagi pasien. Acara ini juga mengangkat pentingnya kerja sama untuk menjawab tantangan global, serta komitmen aktif sistem kesehatan publik Singapura dalam mendorong inovasi dan menghasilkan solusi di teknologi rehabilitasi.

- World Congress of Anaesthesiologists 2024 (3 - 7 Maret 2024), yang memperlihatkan bagaimana keberlanjutan dapat diterapkan pada bidang anestesiologi. Kongres ini juga menampilkan skema pembangunan stan yang ramah lingkungan dan bebas limbah, yang menghasilkan jejak karbon 45% lebih rendah dari stan tradisional. Untuk mengapresiasi ide-ide dan solusi inovatif, WFSA - Fresenius Kabi Innovation Awards diberikan kepada 3 pemenang, dengan pengakuan khusus bagi mereka yang membantu mengurangi dampak lingkungan dari anestesi.


Tag: