Ekonomi

Rudi Hartono Bangun Minta Subsidi Penyaluran Minyak Goreng Curah Harus Tepat Sasaran



Rudi Hartono Bangun Minta Subsidi Penyaluran Minyak Goreng Curah Harus Tepat Sasaran
BERITASUMUT.COM/IST
Anggota Komisi VII DPR RI H Rudi Hartono Bangun
Lebih jauh Rudi mengungkapkan jika tingginya permintaan minyak goreng dalam negeri, membuat kebijakan yang diambil Kemendag RI menjadi kurang efektif karena adanya tekanan pasar. Apabila tidak memenuhi permintaan pasar juga ada dampaknya tersendiri bagi berbagai komoditas ekspor dari Indonesia keluar.“Jadi kalau misalnya Mendag disalahkan terkait minyak goreng ini ya terima saja,” ungkap legislator dari daerah pemilihan Sumut III itu.

Di sisi lain, Anggota Fraksi NasDem DPR RI itu juga mengkritisi kebijakan Mendag M Lutfi yang mencabut atau menghentikan kebijakan wajib memenuhi kebutuhan dalam negeri (domestic market obligation/DMO) minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan turunannya.

Baca Juga : Bus Almasar Terbalik di Sibolangit, Penumpang Luka-Luka

Kebijakan diketahui sebagai tindaklanjut dari keputusan pemerintah yang melepaskan harga minyak goreng ke pasar. Di mana dalam salah satu ketentuannya, disebutkan bahwa pengajuan izin ekspor kini tidak lagi harus meminta izin dari Kemendag.

“Soal subsidi untuk minyak goreng, hitung-hitungannya harus jelas. Disampaikan ke publik, di sosialisasikan agar nantinya subsidi ke masyarakat bisa tepat sasaran. Kami ingatkan Kementerian Perdagangan dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) jangan asal-asalan dalam menerapkan kebijakan ini,” tegas Rudi.


Tag: