Ekonomi

Kunjungi KADIN Medan, Pengusaha Korsel Tertarik Buka Y-Mart di Medan



Kunjungi KADIN Medan, Pengusaha Korsel Tertarik Buka Y-Mart di Medan
beritasumut.com/BS10
beritasumut.com -Pengusaha asal Korea Selatan (Korsel) mengungkapkan ketertarikan dan rencana investasi di Kota Medan. Salah satu rencana tersebut yakni dengan membuka pusat perbelanjaan Y-Mart di ibukota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini.

Hal ini terungkap dalam kunjungan pengusaha asal Korsel tersebut ke Kantor Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Medan, di Jalan Palang Merah Nomor 23, Medan, Senin (06/06/2022).

Jeong Chang Kyoon selaku Direktur Divisi Kerjasama Internasional Kota Gwangju Korea Selatan, menyampaikan, selain membhuka cabang Y-Mart, mereka juga berkeinginan mencari pengusaha yang memiliki potensi untuk mengekspor buah-buahan.

"Kami berharap ada kerjasama dengan pengusaha di Medan untuk mengekspor buah-buahan, diantaranya pisang dan nanas. Selain itu juga kopi sangat potensial," ungkapnya, dalam kunjungan tersebut.

Pengusaha asal Korsel yang ikut dalam rombongan tersebut antara lain Jeong chang kyoon (Direktur Divisi Kerjasama Internasional Kota Gwangju Korea, Lee YeongJin (Divisi Kerjasama Internasional Kota Gwangju. Turut juga hadir perwakilan dari pemerintah Kota Gwangju, yakni Kang Somyung dan Kim SeongJim. Sementara dari Y Mart hadir Na Byeong Soo (Executive Members) dan Lim Chaesang (Pejabat Y Mart).

Kedatangan rombongan tersebut diterima Ketua KADIN Medan Arman Chandra didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Pemberdayaan M Iqbal, Wakil Ketua Bidang Industri Kreatif, Telematika, Kerjasama Daerah dan Luar Negeri Abdul Razak, Komite Tetap Bidang Perhotelan, Restaurant dan Kuliner Ade Ritonga. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Eksekutif KADIN Kota Medan Misran dan Sekretariat KADIN Medan Yulianti Nasution.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KADIN Medan Arman Chandra mengungkapkan rencana investasi pengusaha Korsel ini akan meningkatkan

Sister City Medan-Gwangju, khususnya di bidang ekonomi. "Diharapkan nantinya Y-Mart dapat menjual produk dari UMKM, sehingga dapat menunjang dan menggerakkan perekonomian sekaligus meningkatkan jumlah konsumsi terhadap produk UMKM," ujar Alumnus Lemhannas Angkatan 61 ini.

Di sisi lain, Arman juga meresponm positif keinginan pengusaha asal Gwangju tersebut bekerja sama dengan eskportir lokal, khususnya untuk buah-buahan dan kopi. Sebab, katanya, jika berjalan dengan baik maka akn membuka peluang ekspor bagi hasil pertanian dan mendongkrak devisa ekspor.

"Kondisi pandemi tak dapat dipungkiri memukul hampir seluruh sektor usaha. Dengan adanya keinginan kerjasama ekspor ini, tentu akan membuka peluang mendapatkan buyer dan pasar baru bagi eksportir lokal," ungkap Arman.(BS10)


Tag: