Ekonomi

Kepala BPKAD Medan Sebut Pengelolaan Keuangan Dorong Upaya Pemulihan Ekonomi, Perbaikan Infrastruktur, dan Pelayanan Publik



Kepala BPKAD Medan Sebut Pengelolaan Keuangan Dorong Upaya Pemulihan Ekonomi, Perbaikan Infrastruktur, dan Pelayanan Publik
BERITASUMUT.COM/IST
Hal penting yang menjadi perhatian BPKAD saat ini adalah rencana anggaran kas atau rencana arus kas, baik dari sisi Pendapatan maupun Belanja Daerah, bisa direalisasikan tepat waktu. Untuk itu harus dilakukan percepatan pengadaan barang dan jasa oleh semua OPD agar penyerapan anggaran bisa tepat waktu sesuai dengan rencana arus kas yang sudah ditetapkan.

"Monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Pendapatan dan Belanja Daerah dilakukan secara ketat sejak awal. Persiapan pelaksanaan APBD 2022 itu sudah dikoordinasikan secara ketat pada Desember tahun. Syukur, alhamdulillah, APBD 2022 sudah ditetapkan pada Desember tahun lalu, sehingga tidak pelaksanaan APBD itu dari sisi Belanja Daerah," kata Zulkarnain Lubis.

Saat ini, tambahnya, uang persediaan di BPKAD sudah bisa diserap oleh OPD. Bahkan, BPKAD sudah mengeluarkan Surat Penyediaan Dana untuk Triwulan Pertama untuk seluruh OPD. "Artinya apa? Dari sisi Belanja Daerah mereka sudah menggunakannya. Jadi secara administrasi keuangan sudah selesai. Jadi OPD kita sudah bisa menyerap Belanja Daerah yang sudah dialokasikan sebagai program kerja OPD," ungkap Zulkarnain.

Baca Juga : Perkuat Penggunaan Teknologi, Salah Satu Strategi Bobby Nasution Jadikan UMKM Go Nasional

Pada tahun 2022 ini, sebut Zulkairnain Lubis, BPKAD juga concern pada perbaikan tata kelola aset daerah. Perbaikan ini berorientasi pada tiga hal, yakni perbaikan tertib administrasi, tertib hukum, dan tertib fisik agar aset-aset non operasional itu bisa difungsikan atau produktif. "Tata kelola aset daerah ini sifatnya juga kolaboratif. Tidak hanya antarOPD di lingkungan Pemko Medan, bahkan dengan instansi samping. Ini harus dilakukan," tutupnya. (BS09)


Tag: