Ekonomi

HIPMI Apresiasi Komitmen Kapolri Sinergi dengan Pengusaha Muda



HIPMI Apresiasi Komitmen Kapolri Sinergi dengan Pengusaha Muda
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H. Maming mengapresiasi komitmen Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersinergi dengan pengusaha muda di tingkat daerah maupun nasional untuk mendorong pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Menurut Kapolri, Indonesia bisa keluar dari perangkap negara berpendapatan menengah (middle income trap) pada 2036.

"Kami mengapresiasi komitmen Bapak Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersinergi dengan pengusaha muda di tingkat daerah maupun nasional. Indonesia memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah, sehingga potensi yang besar ini mestinya dapat dikelola oleh masyarakat Indonesia," ujar Maming, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (23/03/2022).

Untuk mewujudkan hal tersebut, kehadiran HIPMI diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi bagi para pengusaha lokal maupun nasional dalam mewujudkan pembangunan daerah melalui kegiatan ekonomi. Maming mengatakan, para inisiator HIPMI menyadari bahwa Indonesia merupakan salah satu “surga” investasi di Indonesia.

"Selain pertambangan, Indonesia kaya akan sumber daya alam di bidang pertanian, perkebunan, dan kelautan. Kehadiran HIPMI diharapkan menjadi wadah bagi para pengusaha daerah maupun nasional untuk bisa berkiprah di daerah sendiri dengan ikut mengelola sumber daya alam yang dimiliki Indonesia," ucapnya.

Mantan Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan itu berharap, melalui HIPMI, para pengusaha bisa memikirkan bagaimana mengelola kekayaan alam ini bersama-sama. Bukan tidak mungkin Indonesia bisa membangun industri perkebunan, kelautan, bahkan pertambangan.

"HIPMI bisa saling memotivasi untuk meningkatkan kapasitas diri terutama para generasi muda. HIPMI juga diharapkan bisa berperan sebagai fasilitator pengusaha daerah maupun nasional yang selama ini berkiprah di luar, agar mau berinvestasi di daerahnya sendiri," ungkapnya.

Menurutnya, yang memahami kondisi sosial masyarakat Indonesia tentu pengusaha lokal/daerah maupun nasional. Peran HIPMI adalah memastikan agar investor dari luar bisa masuk dengan nyaman.

"Di samping itu, kehadiran HIPMI diyakini bisa menjadi wadah promosi bagi para pengusaha daerah maupun nasional yang ada di Indonesia. HIPMI tidak hanya fokus pada usaha berskala besar seperti konstruksi dan pertambangan, sektor UMKM akan turut digerakkan dengan melibatkan pengusaha-pengusaha muda," tutur CEO PT Maming Enam Sembilan Group yang membawahi 56 entitas anak perusahaan itu.(rel)


Tag: