Ekonomi

Bahas Program Hasil Ekonomi Masyarakat, Tim TCI Lakukan Kunjungan ke Nias Utara



Bahas Program Hasil Ekonomi Masyarakat, Tim TCI Lakukan Kunjungan ke Nias Utara
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Wakil Bupati (Wabup) Nias Utara Yusman Zega APi MSi sambut kunjungan kerja Tim Transformation Connection Indonesia (TCI) dalam rangka Pelaksanaan Program/Kegiatan Upaya Pemberdayaan serta Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Wilayah Kabupaten Nias Utara yang dilaksanakan di Ruang Aman Lantai I, Kantor Bupati Nias Utara, Kamis (21/10/2021).

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Utara sangat menyambut baik kedatangan Tim TCI dan berharap dengan kedatangan Tim ini dapat meningkatkan kesejahteraan di Kabupaten Nias Utara baik dari sisi Pemerintahan, Keagamaan dan Sosial Kemasyarakatan.


"Kabupaten Nias Utara memiliki luas 1.200 Km2 atau 120.000 Ha yang terdiri dari 11 Kecamatan, 112 Desa dan 1 Kelurahan serta berpenduduk sebanyak 151.806 jiwa. Secara umum perekonomian masyarakat Kabupaten Nias Utara bergantung pada sektor pertanian terutama pada persawahan yang menjadi sumber penghasilan utama masyarakat yang memiliki luas 7.700 Ha dan untuk sektor lainnya yaitu sektor perikanan, kehutanan, pariwisata, perdagangan dan jasa," papar Wabup dilansir dari laman niasutara.


Baca Juga : Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Kabel Listrik dari Warga di Jalan Subur II Polonia


Mewakili Tim TCI, Drs Berman R Sitorus MAk menjelaskan bahwa dengan kedatangan Tim TCI bertujuan membantu supaya hasil pertanian yang bersumber dari Kabupaten Nias Utara dapat diolah atau diproduksi menjadi barang jadi sehingga dapat memberikan nilai tambah jika di ekspor ke luar daerah dan juga dapat digunakan oleh masyarakat Kabupaten Nias Utara.

"Selain itu, barang dari luar daerah dapat dibatasi untuk masuk ke Kabupaten Nias Utara karena adanya hasil produksi dari dalam daerah yang di mana program/kegiatannya yaitu memberikan percontohan pertanian, perikanan, peternakan sampai dengan olah pakan mandiri," ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa dalam pemakaian lahan masyarakat untuk field project tidak diberikannya uang sewa kepada masyarakat tetapi adanya product sharing yang diterima masyarakat serta dalam pelaksanaan kegiataan ini juga memiliki 3 persyaratan yang harus terpenuhi yaitu tersedianya sumber air, tersedianya jaringan jalan dan listrik, serta masyarakat mendukung kegiatan tersebut.(BS09)


Tag: