Ekonomi

Dinas Perinsdutrian Medan Realisasikan Bantuan Rp 50 Miliar untuk UMKM Kuliner



 Dinas Perinsdutrian Medan Realisasikan Bantuan Rp 50 Miliar untuk UMKM Kuliner
beritasumut.com/BS07
Parlindungan Nasution menambahkan, masuknya produk pelaku industri kecil ke dalam e-Katalog merupakan keinginan Bobby Nasution agar Pemko Medan dapat menjadi market pertama pelaku industri atau UMKM. Selain itu juga sejalan dengan program pemerintah Pusat yakni Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Oleh karenanya, Diakui Parlindungan pihaknya telah membelanjakan anggarannya untuk membeli sepatu dan baju jahitan pelaku UMKM atau pelaku industri kecil.

"Agar pelaku industri ini dapat berkembang dan maju kita sendiri dulu yang membelinya. Kita juga telah membelanjakan anggaran yang ada untuk membeli kebutuhan pegawai baik itu sepatu maupun baju tenun hasil jahitan para pelaku UMKM," ungkap Parlindungan Nasution sembari dengan bangga menunjukkan sepatu yang dipakainya merupakan produk hasil pelaku UMKM.

Ke depannya, Parlindungan Nasution menjelaskan bahwa Dinas Perindustrian akan terus mendata pelaku UMKM yang belum memiliki NIB. Selain itu pelaku UMKM yang belum memiliki dan ingin mengurus NIB juga dapat datang langsung ke Dinas Perindustrian, nanti pihaknya akan melakukan pendampingan dan memfasilitasi agar NIB tersebut terbit.

"Sesuai arahan pak Bobby Nasution seluruh pelaku UMKM agar dapat masuk ke e-Katalog. Untuk itu kita akan terus data dan memfasilitasi pelaku UMKM maupun industri kecil yang belum memiliki NIB, agar memudahkan mereka dapat masuk ke dalam e- Katalog. Jika sudah masuk maka peluang mereka untuk berkembang dan maju sangat besar mengingat jumlah pegawai di Pemko Medan yang begitu besar," sebut Parlindungan Nasution.

Terakhir Parlindungan Nasution mengungkapkan pihaknya akan menggelar sejumlah pelatihan bagi para pelaku UMKM baik itu pemula maupun yang sudah berjalan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian mereka dalam berusaha.(BS07)


Tag: