Bupati Simalungun : Posisi Aparatur Pemerintah Adalah Pelayan dan Fasilitor



Bupati Simalungun : Posisi Aparatur Pemerintah Adalah Pelayan dan Fasilitor
Beritasumut.com/Ist
Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Gidio

Beritasumut.com-Paradigma pemerintahan saat ini menempatkan birokrasi sebagai abdi masyaraka dan abdi negara, dengan demikian posisi aparatur pemerintah menjadi pelayan dan fasilitor yang baik terutama dalam upaya mencapai tujuan nasional diantaranya melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM dalam amanat terulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Gidion Purba MSi saat bertindak sebagai pembina upacara pengibaran bendera Merah Putih di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun di halaman kantor Bupati Simalungun, Senin 30/05/2016.

Bupati berharap, dituntut kejelian dari seluruh aparatur pemerintah untuk senantiasa responsif terhadap harapan-harapan yang berkembang di masyarakat, sehingga hasil-hasil pembangunan akan memberi dampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Di samping itu, perumusan dan perencanaan pembangunan mulai dari tingkat kelurahan/nagori sampai tingkat kabupaten harus mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat tanpa kehilangan sinergitas dengan program-program yang menjadi prioritas dan unggulan pemerintah pusat, provinsi dan daerah," terang Drs Gidion Purba dilansir dari laman resmi simalungunkab.go.id.

Dikatakannya, fenomena yang berkembang saat ini pada umumnya yakni tuntutan masyarakat terhadap sikap dan perilaku aparatur pemerintah yang ramah, santun dan bersifat mengayomi. Sikap demikian akan meningkatkan hubungan emosional antara masyarakat dengan aparatur pemerintah yang pada akhirnya akan meningkatkan kesatuan dan kesatuan bangsa.

“Selaku pimpinan daerah, saya senantiasa memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja segenap aparatur pemkab simalungun. Dimana keseriusan para aparatur pemerintahan dalam mewujudkan pemerintahan yang baik, bersih dan bebas KKN telah dilakukan secara optimal. Kita harus bisa membuktikan kepada masyarakat bahwa kita benar-benar serius dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga kepercayaan yang besar masyarakat dapat kita raih. Kepercayaan yang besar dari masyarakat, suatu modal sosial yang sangat penting
bagi kita dalam menjalankan fungsi pemerintaha,” paparnya lagi.

Bertindak sebagai Komandan upacara, Asisten administrasi dan umum Drs Jon Suka Jaya Purba. Pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan oleh anggota Satpol PP diiringi lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dan pembacaan teks pancasila oleh pembina upacara.

Sementara itu, pembacaan pembukaan UUD 1945 dibacakan oleh Bill Morgand Saragin SSTP staf pada Kantor BPMPN, dan pengucapan panca prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia dilaksanakan oleh Hengky Sitanggang SSTP Staf Sekretariat. Upacara tersebut juga dihadiri dan diikuti oleh para staf ahli bupati, asisten, para pimpinan SKPD di jajaran Pemkab Simalungun.(BS03)


Tag: