Alhamdulillah, Taman di Medan Kini Punya Musala



Alhamdulillah, Taman di Medan Kini Punya Musala
Kadis Pertamanan Zulkifli Sitepu memberi penjelasan kepada Wali Kota Medan Dzulmi Eldin pada saat peresmian musala. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Wali Kota Medan Dzulmi Eldin meresmikan 5 musala di taman Kota Medan, Senin (22/9/2014).

Peresmian kelima musala yang dipusatkan di Taman Beringin Jalan Sudirman Medan, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia ini, diharapkan dapat memudahkan masyarakat melaksanakan ibadah salat disamping berolahraga dan berkreasi serta beredukasi.

Di samping itu keberadaan kelima musala ini dapat meningkatkan estetika taman, sekaligus mewujudkan Medan menjadi kota metropolitan, madani dan religius.

Adapun kelima musala yang diremikan di taman kota itu masing-masing Musala Ar Raudah di Taman Beringin Jalan Sudirman, Musala Assyuhada di Taman Ahmad Yani Jalan Imam Bonjol, Musala Nurul Haqq di Taman Teladan Jalan GM Panngabean, Musala Al Qahhar di Taman KONI Jalan Gajah Mada dan  Musala Al Mukmin di taman Kantor Dinas Pertamanan di belakang Terminal Pinang Baris Medan.

Sebagai salah satu sarana publik, kata Wali Kota, pembangunan musala di taman-taman kota ini memiliki makna dan arti sangat penting, terutama untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, khususnya umat Islam dalam menjalankan ibadaghnyua. Karenanya, Eldin  menyambut baik atas dibangunnya kelima musala ini.

“Mudah-mudahan dengan berdirinya kelima musala ini, dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat serta menjadi lading amal bagi kita semua,” kata Wali Kota didampingi Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Kota Medan Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin.

Eldin menuturkan, Medan merupakan kota multikulturisme sekaligus kota religius. Karenanya, kehidupan beragama menjadi bagian yang sangat penting dalam memajukan pembangunan kota, sebab dimensi keagamaan berperan penting untuk menciptakan toleransi dan harmonisasi sosial. Atas dasar itulah Pemko Medan terus berupaya membangun dan memprluas pengembangan sarana ibadah, salah satunya pembangunan musala di taman-taman kota.

Pembangunan musala di taman ini, kata Wali Kota, selain fungsi ekologis, taman kota juga memiliki fungsi sosial yaitu sebagai tempat rekreasi, bermain, olahraga serta tempat komunikasi sosial. Karena itulah tidak heran bila taman kota selalu ramai dikunjungi masyarakat, sehingga keberadaan musala sangat dibutuhkan untuk tempat beribadah.

Dengan berdirinya lima musala ini, Wali Kota selanjutnya berpesan agar semua pihak harus ikut memelihara dan menjaga kebersihan mushalla, terutama kebersihannya. Kemudian mengajak seluruh pengunjung taman maupun warga sekitar taman agar tidak menjadikan musala ini hanya tempat salat berjamaah, namun juga kegiatan-kegiatan positif lainnya yang bisa menumbuhkan solidaritas sosial, termasuk membangun kesadaran lingkungan.

“Sekali lagi saya mengajak kita semua nantinya untuk memakmurkan musala dan menjadikannya tempat memupuk rasa persaudaraan, kesatuan dan persatuan antara sesama umat Islam, serta umat lainnya, guna mendukung kondusifitas kerukunan umat beragama di kota yang sama-sama kita cintai ini,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Kadis Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu, keberadaan kelima musala di taman kota ini dapat digunakan  masyarakat yang mengunjungi taman untuk beribadah. Artinya, masyarakat  yang datang berkunjung untuk berolahraga, berekreasi maupun beredukasi tidak terhalang melaksanakan salat jika telah waktu salat telah tiba guna mendekatkan diri kepada Ilahi.

“Untuk itulah kita akan menempatkan nazir di masing-masing musala. Selain bertugas mengurusi musala, mereka juga akan azan setiap waktu salat lima waktu tiba. Dengan azan ini masyarakat yang tengah menikmati taman dan fasilitasnya tahu waktu shalat telah tiba dan segera melaksanakan salat berjamaah,” jelas Zulkifli.

Selain itu kata Zulkifli, pihaknya juga akan melaksanakan kerjasama antar lintas instansi sehingga minimal dua pekan sekali dilaksanakan pengajian di kelima musala tersebut. Kemudian mengimbau sekolah-sekolah, baik negeri maupun swasta agar dapat memanfaatkan taman-taman untuk kegiatan ekstrakurikuler. Sebab, selain memiliki musalla, kelima taman kota ini juga telah dilengkapi sejumlah fasilitas bermain anak.

“Sejak Pemko Medan menerima penghargaan kota Layak Anak (KLA) dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia pada 3 Oktober 2012, Pemko Medan melalui Dinas Pertamanan  telah menambah fasilitas bermain anak (CPG) di taman-taman Kota Medan, sehingga masyarakat semakin banyak berkunjung ke taman-taman kota,” paparnya.

Peresmian taman yang dihadiri Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis, Dandim 0201/BS Letkol Kav Setiawan Arismunandar, Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Ramli, Anggota DPRD Medan Burhanuddin Sitepu, Ketua DPD Golkar Kota Medan Syaf Lubis serta pimpinan SKPD, diawali dengan pembacaan surat suci Alquran. Dilanjutkan dengan tausiyah singkat oleh Buya KH Amiruddin MS serta penandatanganan lima prasasti untuk kelima musala.

Kemudian diteruskan dengan pengguntingan pita oleh Ketua TP PKK Kota Medan Rita Maharani Dzulmi Eldin serta penanaman pohon di pinggiran Sungai Babura bekerjasama dengan Kodim 0201/BS, guna mendukung program Medan Berhias. Peresmian dipungkasi dengan Salat Zuhur berjamaah. (BS-001)

Tag: