Olahraga

Kadispenda Medan M Husni Dilantik Menjadi Ketua PABBSI Sumut



Kadispenda Medan M Husni Dilantik Menjadi Ketua PABBSI Sumut
Wakil Ketua Umum PB PABBSI Mayjen Marinir (Purn) Djoko Pramono menyerahkan pataka kepada Ketua PABBSI Sumut M Husni. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Bina Raga Angkat Berat Seluruh Indonesia (PB PABBSI) Mayjen Marinir (Purn) Djoko Pramono melantik M Husni sebagai Ketua PABBSI Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Periode 2014-2019 di Grand Aston Hotel, Medan, Jumat (14/11/2014). 

Dengan pelantikan ini pengurus baru diharapkan mampu melahirkan atlet angkat besi, binaraga dan angkat berap berprestasi, sehingga mengharumkan nama Sumut baik di tingkat nasional maupun internasional.

Selain itu Djoko ingin pengurus yang baru dilantik ini juga dapat menjadikan Sumut menjadi mercua suar atau kiblat cabang olahraga angkat besi, binaraga dan angkat berat di Indonesia. Sebab, 20 tahun silam Sumut  pernah menjadi kiblat olaharga tersebut. Untuk itulah usai pelantikan, seluruh pengurus yang baru langsung menjalankan program kerjanya.

“Saya berharap 6 bulan ke depan PABBSI Sumut sudah dapat menunjukkan kerjanya. Salah satu diantaranya dengan membina serta menambah klub-klub angkat besi, binaraga maupun angkat berat di seluruh Provinsi Sumatera Utara. Minimal masing-masing daerah/kota bisa menambah tiga  klub sudah sangat baik,” kata Djoko.

Diungkapkan Djoko, membina atlet itu tidak sulit. Semua itu berpulang kepada kemauan para pengurus. Di samping itu para pengurus harus mau belajar dan tidak ragu-ragu dalam memimpin. Diingatkannya, angkat besi merupakan  salah satu cabang olahraga andalan Indonesia selain bulutangkis dan wushu yang kini menjadi perhatian dunia.

“Itu sudah dibuktikan di kejuaraan dunia di Khazakstan, Indonesia berhasil memproleh 2 medali emas. Keberhasilan itu membuat Indonesia mendapat kuota tampil di Olimpiade Brazil 2016. Untuk itulah keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pengurus daerah supaya terus membina dan mengembangkan olahraga ini,” ungkapnya.

Djoko berpesan kepada penguru yang baru dilantik, pengcab dan pengprov jangan mengurus masalah atlet. Serahkan  pengurusan atlet sepenuhnya kepada klub yang ada. Jika pengcab dan pengprov yang mengurus masalah atlet, dipastikan atlet yang dibina tidak akan maju dan berkembang. Kondisi seperti inilah yang terjadi selama ini.

“Jadi saya minta kepada pengurus PABBSI Sumut yang baru dilantik, segera bentuk klub-klub dan serahkan pembinaan atlet kepada klub yang bersangkutan. Saya berharap begitu diundang datang ke Sumut kembali, klub-klub ini sudah terbentuk. Selain itu saya berharapagar para pengurus memperhatikan atlet-atlet. Dengan perhatian yang besar, saya yakin atlet yang ada tidak akan pindah ke daerah lain,” pesannya.

Sementara itu Wali Kota Medan diwakili Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis dalam sambutannya berharap pelantikan ini menjadi momentum bagi pengutrus PABBSI Sumut yang baru agar membina atlet-atletnya dengan lebih intensif agar meraih prestasi. Sebab, pembinaan atlet secara  lebih profesional terletak di tangan para pengurus yang baru dilantik.

“Dengan pelantikan ini, kita semua tentunya berharap akan ada peningkatan prestasi dari atlet-atlet yang dibinanya. Harus ada tercium nama Kota Medan dan Sumatera Utara di kancah regional, nasional bahkan internasional. Untuk itulah mari kita bahu membahu, bekerjasama dan sama-sama bekerja guna mewujudkan hal tersebut,” ujar sekda.

Dikatakan sekda, Pemko Medan juga akan memberikan perhatian lebih, mengingat memang jadi harapan dan tekad bagi masyarakat Kota Medan bahwa kota ini akan menjadi kota atlet yang memiliki segudang prestasi.

“Karena itu kepada pengurus PABBSI Sumut yang baru dilantik ini, lakukan pembinaan yang terbaik dan terus motivasi para atlet dalam meraih prestasi,’ harap sekda.

Ketua PABBSI Sumut yang baru dilantik M Husni mengatakan, jabatan yang diembannya saat ini merupakan amah yang harus dijalankan dan ditanggungjawabi. Apalagi diketahui Sumut selama ini merupakan gudang atlet potensial, terutama untuk cabang olahraga angkat besi, binaraga dan angkat berat. Untuk itulah dia segera melakukan pemetaan terhadap potensi-potensi atlet PABBSI yang ada saat ini.

“Untuk itu tugas pengurus PABBSI Sumut yang haru dilakukan yakni bagaimana menghidupkan pengcab-pengcab yang ada di seluruh kabupaten/kota di Sumut. Selain itu terus berkoordinasi dan konsolidasi dengan KONI Sumut dan stakeholder yang ada. Sebab, tanggung jawab pembinaan atlet bukan hanya tanggung jawab Pengcab melainkan tanggung jawab bersama,” jelas Husni.

Artinya jelas Husni yang sehari-harinya menjabat sebagai Kadispenda Kota Medan ini, tanggung jawab bersama itu harus disatupadukan dalam pembinaan atlet. Dengan begitu baik masyarakat, dunia usaha dan pemerintah bersama-sama memajukan  atlet PABBSI, sehingga nantinya mampu mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Husni kemudian menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti instruksi Wakil Ketua Umum PB PABBSI  dengan berkoordinasi dengan pengcab-pengcab yang ada, guna menghidupkan kembali klub-klub untuk cabang angkat besi, binaraga dan angkat berat.

“Jadi tata aturan, tata kerja dan tata organisasi harus kita dudukkan. Dengan begitu masing-masing mengetahui perannya. Itu sebabnya beberapa hari lalu kita gelar rapat kerja daerah. Dalam rapat ini kita hasilkan keputusan-keputusan sebagai langkah yang akan dilakukan PABBSI Sumut,” paparnya.

Adapun kepengurusan PABBSI Sumut Periode 2014-2019 yang baru dilantik diantaranya M Husni sebagai ketua, Safaruddin Lubis (sekretaris) dan Taufik Hilmi Lubis (bendahara). Acara pelantikan diisi dengan show sejumlah binaragawan yang mengundang decak kagum seluruh undangan yang hadir. (BS-001)

Tag: