Terjaring Razia Antik, Dua Pencandu Sabu Diringkus Polisi



Terjaring Razia Antik, Dua Pencandu Sabu Diringkus Polisi
Kedua pelaku diamankan di Mapolsek Medan Timur. (A Chan)
Medan, (beritasumut.com) Yongki (25) warga Jalan Katamso Gang  Pelita II, Kecamatan Medan Maimun dan Hendrianto alias Hendri (32) warga Jalan Tinta Gang  Pribadi, Kecamatan Medan Baru
harus menjalani hari-harinya di sel tahanan Polsek Medan Timur.

Pasalnya, dua sekawan ini diamankan petugas Polsek Medan Timur lantaran mengantongi narkoba jenis sabu saat melintas di Jalan Mesjid, Kecamatan Medan Baru, Senin (19/5/2014) dinihari.

Saat diamankan pelaku mengaku membeli sabu tersebut dari kawasan Jalan Mangkubumi. Selanjutnya,  kedua pelaku diboyong petugas ke mako guna proses lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun, Senin (19/5/2014) menyebutkan, Hendri dan Yongki merupakan kawan dekat dan sering bermain sama di Jalan Pasundan. Tak hanya berteman, Yongki dan Hendri juga selalu bersama mengisap sabu.

Hendri yang merupakan pecandu berat sabu menelepon Yongki agar menemaninya membeli sabu. Yongki yang senang dapat sabu gratis pun langsung mendatangi Hendrianto.

Setelah berjumpa, dua sekawan ini pun langsung bergerak menuju Jalan Mangkubumi untuk membeli sabu dengan menaiki becak bermotor (Betor). Sesampai di Jalan  Mangkubumi, Yongki pun membeli sabu sebanyak Rp650 ribu. Tak lama setelah sabu dikasih, Yongki dan Hendri pun langsung bergegas kembali ke Jalan Pasundan.

Awalnya,  kedua sekawan ini aman-aman saja. Namun saat baru belok dari Jalan Kesawan tepatnya di Jalan Mesjid, tiba-tiba betor yang dikendarai mereka disetop petugas yang saat itu sedang melakukan operasi antik (anti narkotik).

Mengetahui itu, sontak saja Yongki yang mengantongi sabu terkejut. Petugas yang memang sudah curiga dengan sikap Yongki yang mulai resah langsung menggeledah kantong kedua sekawan tersebut.

Alhasil, petugas pun berhasil menemukan sabu sebanyak 3 plastik kecil yang terdapat di kantong celana Yongki. Selanjutnya kedua pelaku langsung diboyong petugas ke mako guna di proses lebih lanjut.

Saat diwawancarai Hendri mengaku pengkonsumsi berat sabu sejak Tahun 2000. "Uda candu kali aku makek sabu. Kalu gak nyabu gemetaran badan aku, uda gitu pun gak semangat aku kerja. Sabu itu rencananya kami tarik di Pajak Kanda. Lagian sabunya untuk distok untuk besok-besok," ujar pria yang beranak tiga ini.

Sementara Yongki saat diwawancarai mengaku hanya disuruh Hendri dan tak tau apa-apa. "Aku cuma disuruh si Hendri. Kalau dikasihnya aku narik sabu kuterima, kalau enggak pun gak papa," ujar pria beranak 1 ini.

Kanitreskrim Medan Timur AKP Syahrifur Rahman saat dikonfirmasi mengatakan kedua pelaku sudah diamankan.

"Saat ini masih kita lakukan penyidikan. Keduanya akan kita kenakan Pasal 112 dan 127 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara," katanya. (BS-031)

Tag: