Ekonomi

Terkait Permasalahan Sawit, Perhepi Komda Medan Akan Gelar Seminar Tentang Sawit



Terkait Permasalahan Sawit, Perhepi Komda Medan Akan Gelar Seminar Tentang Sawit
Beritasumut.com/Ist
Perkebunan sawit

Beritasumut.com-Ketua Umum Perhepi Komda Medan, Prof M Asaad mengungkapkan Perkembangan perkebunan sawit di Indonesia mulai menurun dengan meningkatnya perkebunan sawit yang telah melewati umur ekonomis. Tercatat pada tahun 2016 sekitar 4,3 juta ha lahan perkebunan sawit sudah saatnya diremajakan.

Di samping itu pesatnya pertambuhan sawit juga menimbulkan kekhawatiran terhadap penurunan dampak lingkungan. “Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu model pengelolaan perkebunan sawit dan peremajaan yang lebih memperhatikan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan lingkungan,” ujar Asaad seraya berharap perkebunan sawit tidak hanya menguntungkan dalam jangka pendek tetapi juga tetap berperan secara berkelanjutan.

Dengan pertimbangan tersebut Perhepi Komda Medan, Consortium for Studies on Palm Oil (CSPO) dan Universitas Sumatera Utara menyelenggarakan seminar untuk mencari model pemberdayaan dan peremajaan perkebunan untuk sawit Indonesia yang berkelanjutan. CSPO merupakan konsorsium peneliti yang beranggotakan 5 universitas dari 3 negara penghasil sawit utama dunia yakni Indonesia, Malaysia dan Thailand. Konsorsium tersebut diinisiasi oleh peneliti USU, UNIMAL, UNJA, UPM dan PSU yang keseluruhannya memiliki latar belakang agribisnis.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27-28 Mei 2016 di Hotel Polonia dengan pembicara Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Bayu Krisnamurthi, Ketua DMSI Derom Bangun, Rektor USU Prof Runtung Sitepu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Herawati, Ketua KUD Mukti Jaya Bambang dan Ketua Asosiasi Amanah Sunarno. Dalam kesempatan tersebut akan dilaksanakan juga pengukuhan pengurus Perhepi Kota Medan oleh Ketua Umum Perhepi Pusat Bayu Krisnamurthi. (BS02)


Tag: