Pasca Demo, Warga Desa Pasar Melintang Lakukan Pertemuan dengan PT Waskita


Pasca Demo, Warga Desa Pasar Melintang Lakukan Pertemuan dengan PT Waskita
Beritasumut.com/Ilustrasi
PT Waskita
Beritasumut.com-Pasca melakukan aksi demo di depan kantor PT Waskita di Jalan Umum Lubuk Pakam–Galang Desa Pasar Melintang Kecamatan Lubuk Pakam, puluhan warga Desa Pasar Melintang melakukan pertemuan dengan pihak PT Waskita di kantor PT Waskita, Sabtu (14/05/2016).

Dalam pertemuan, puluhan warga Desa Pasar Melintang menyampaikan 9 tuntutan mereka yakni PT Waskita harus melakukan perbaikan rumah warga yang rusak akibat pengerjaan jalan tol dan dump truck yang melintas di jalan desa. Memperbaiki saluran irigasi pertanian, memperbaiki jalan desa yang rusak dilintasi truck bertonase besar pengangkut material, melakukan penyiraman jalan yang berabu, hingga melarang agar dump truck pengangkut material tidak konvoi (beriiringan).

Selain itu, warga juga meminta PT Waskita membuat lampu penerangan jalan di area yang dilalui mobil proyek, menolak penutupan akses jalan yang selama ini kerap dilalui warga, serta meminta agar PT Waskita membatasi aktivitas jam kerja hingga pukul 22.00 Wib karena mengganggu kenyamanan warga.

Dihadapan warga, pihak kepolisian dan TNI, PT Waskita berjanji akan melakukan perbaikan rumah warga yang rusak akibat pengerjaan jalan tol setelah pengerjaan jalan tol selesai (saat tidak ada lagi alat-alat berat). PT Waskita mengatakan, perusahaan akan melakukan perbaikan irigasi dan jalan yang rusak dan dilakukan pemeliharaan.

Terkait masalah penyiraman akan lebih diintensifkan dengan menambah mobil tangki penyiraman, penambahan lampu jalan dengan mengambil aliran listrik dari rumah warga dan PT Waskita bersedia membayar tagihan listrik tersebut. Pihak PT Waskita juga berjanji akan mengintruksikan agar dump truk (kendaraan) pengangkut material pembangunan jalan tol tidak konvoi (beriiringan) sementara terkait tuntutan warga agar PT Waskita tidak menutup akses jalan yang selama ini digunakan warga.

Humas Wakil Pimpinan Ptoyek PT Waskita Muhammad Fajar Daniel dan Humas PT Waskita M Pasaribu menegaskan masih membicarakan hal ini dengan kantor pusat dan pihak terkait serta PT Waskita juga berjanji akan menanggung biaya pengobatan jika ada warga yang sakit akibat pembangunan jalan tol ini berdasarkan hasil pemeriksaan dokter. Namun terkait tuntutan warga agar PT Waskita mematuhi perjanjian jam kerja semua bentuk aktivitas pembangunan jalan tol sampai pukul 22.00 Wib, PT Waskita dan warga belum ada kesepakatan sehingga diputuskan hal ini akan dibicarakan dalam pertemuan berikutnya. (BS05)

Tag: