Dicurigai Lakukan Serangan Fajar, Bank Sumut 'Dikepung' Massa

Responsive image
Google
Medan, (beritasumut.com) – Puluhan massa “mengepung” Kantor Pusat Bank Sumut di Jalan Imam Bonjol, Medan, Sumatera Utara, Rabu (06/03/2013) malam hingga Kamis (07/03/2013) dinihari.

Massa menuduh di dalam Bank Sumut terjadi transaksi tak wajar yakni penarikan uang dalam jumlah besar yang diduga untuk “serangan fajar” yang dilakukan salah satu pasangan calon gubernur.

"Kami mendengar informasi ada transaksi penarikan uang secara besar-besar malam ini untuk tujuan memenangkan calon gubernur Gus Irawan-Soekirman," kata salah satu dari massa tersebut.  

Sementara itu puluhan polisi dipimpin Kepala Satuan Intelkam Polresta Medan Komisaris Polisi Faisal Napitupulu menghadang massa yang berusaha masuk ke Gedung Bank Sumut. "Maaf abang-abang sekalian, tidak ada transaksi seperti yang di informasikan itu," kata Faisal.

Kapolsek Medan Baru Komisaris Polisi Jean Calvijn Simanjuntak dan anggotanya siaga di pintu masuk utama bank yang saham terbesarnya dimiliki Provinsi Sumut dan beberapa kabupaten/kota di Sumut itu.

"Kami minta petugas pengamamanan bank berkoordinasi dengan petugas keamanan jika terjadi hal-hal yang tak diiginkan," ujar Simanjuntak.

Setelah berdialog, polisi dan massa akhirnya sepakat tiga orang perwakilan massa serta sejumlah aparat kepolisian tetap berada di Kantor Pusat Bank Sumut untuk melakukan pengawasan, sementara massa lainnya diminta meninggalkan lokasi.

Mantan Direktur Utama Bank Sumut Gus Irawan maju sebagai calon gubernur. Dia didampingi Soekirman didapuk Partai Amanat Nasional dan Gerindra. (BS-001)
Tim Ekspedisi Pantai Timur Kodim 0207 Jelajahi Simalungun
Polresta Medan Aktifkan Pos Polisi Tekan Aksi Begal, Ini Lokasinya